Hidup Itu Di Hati
(Emha Ainun Nadjib)

September 3rd, 2009

maiyah.jpgManusia hidup dari hatinya. Manusia bertempat tinggal di hatinya. Hati adalah sebuah perjalanan panjang. Manusia menyusurinya, menuju kepuasannya, kesejahteraannya, kebahagiaannya, dan Tuhannya. Berbagai makhluk menghalanginya, terkadang, atau seringkali, dirinya sendirilah yang merintanginya.
Hati adalah pusat kehendak yang membuat manusia tertawa dan menangis, sedih dan gembira, suka ria atau berputus asa. Manusia mengembara di hatinya, pikiran membantunya, maka pikiran harus bekerja sekeras-kerasnya, pikiran bisa perlu ber-revolusi, pikiran tak boleh tidur, pikiran harus dipacu lebih cepat dari waktu cahaya. Klik untuk lanjutannya »

Lembayung Senja

lembayung.jpgDalam hening batin di tengah senyap malam yang makin mencekam kugenggam jemari tanganmu
berlari meninggalkan riuh dunia
Senyum di parasmu kawani langkah-langkah pasti namun bisu ini
Berjuta titik embun di rerimbunan rumput jepang yang kedinginan di awal fajar
terhimpun sejukkan jejak-jejak

Bias mentari di waktu dhuha yang cerah menyambut hembusan angin beku
terpantul oleh dinding-dinding jiwa kita
Mentari menjadi garang di tengah hari, namun meneduhkan perjalanan panjang ini, engkau pun tersipu
Ketika lembayung senja menjadi lanskap di belakang punggung optimisme
kulihat bambu sebatang kara melintang kaku di atas sungai yang airnya mulai meluber
“Hanya ini jalan kita sebelum malam mengurung”, kataku bimbang.
Klik untuk lanjutannya »

Perang Status via YM

YM.jpg

Sekarang makin banyak cara dalam menyampaikan ide, gagasan, ataupun ketidaknyamanan terhadap lingkungan yang ada di sekitar kita. Unjuk rasa kini tidak perlu mengerahkan massa kemudian mengepung istana negara, misalnya. Cukup dengan menulis artikel di blog, menyebarkannya secara tidak langsung dengan metode blogwalking sepertinya sudah cukup kuat dalam menyuarakan gagasan. Tapi tetap saja dalam kasus-kasus tertentu diperlukan pengerahan massa. Okelah tidak perlu saya lanjutkan, itu di luar kemampuan saya. Saya cuma ingin berbagi cerita tentang unjuk rasa yang dilakukan seorang kawan di tempat kerjanya.

Klik untuk lanjutannya »

Senggigi Beach and Sunset Moments

Sunday Morning at Montong Beach, Lombok Island